kamus Arab – Inggris – Indonesia

kamus Arab – Inggris – Indonesia



Keluarga

Jaddun ; grand father ; kakek

jaddantun ; grand mother ; nenek

abun ; father ; bapak

ummun ; mother ; ibu

zujun ; husban ; suami

zaujatun ; wife ; istri

ibnun ; son ; anak laki2

ibnatun aw bintu ; daughter ; anak perempuan

akhun ; brother ; saudara laki2

ukhtun ; sisiter ; saudara perempuan

'aruusyun ; bride ; penggantin laki2

aruusyatun ; bridegroom ; pengantin perempuan

amun au khaalun ; uncle ; paman

'ammatun au khaalun ; aunt ; bibi

armalun ; widow ; duda

armalatun ; widower ; janda

Tubuh

isnanun ; human ; manusia

ro'sun ; head ; kepala

dimaaghun ; brain ; otak

sya'run ; hair ; rambut

shoodghun ; temple ; pelipis

jabhatun ; forehead ; dahi

haajibun ; eyebrow ; alis

jafnun ; eyelid ; pelupuk

'ainun ; eye ; mata

kuratul-aini ; bola mata ; eyeball

anfun ; nose ; hidung

wajnatun/khoddun ; cheek ; pipi

udzunun ; ear ; telinga

asysyaaribu ; moustache ; kumis

fammun ; mouth ; mulut

syafatun ; lips ; bibir

lisaanun ; tongue ; lidah

asnanun ; tooth ; gigi

dzaqonun ; chin ; dagu







mohon maaf atas ketidak lengkapan karena masih dalam proses

Posted by
Arif Syarifudin

More

Tahukah anda bahwa merokok dapat menggurangi Umur 1 menit/batang ??

Tahukah anda bahwa merokok dapat menggurangi Umur 1 menit/batang ??



Menurut sebuah kejadian disebuah masjid di surabaya .ad aseorang ulama yang sedang berbicara /mengobrol dengan penjaga masjid yang sedang merokok ,si ulama berkata seperti ini “ merokok dapat nguranggi umur 1menit /batang “ lalu penjaga masjid itu kaget dan di abertanya balik “apa benar'' dan setelah dijelaskan mulai dari saat itu pun dia berhenti merokok



Lalu apa benar hal ini ....

semoga saja hal ini di teliti bener apa nggak







“ merokok dapat menyebabkan seranggan jantung ,impotensi dan gangguan kehamilan ''

Posted by
Arif Syarifudin

More

Bagaimana yach jika Hutang negara kita ini lunas ?

Bagaimana yach jika Hutang negara kita ini lunas ??


Jika hutang negara kita lunas yang pastinya “alhamdulillah '' dan pastinaya kita rakyat Indonesia bakalan bisa hidup lebih baik tapi gimana caranya ......!@#$%^?

Menurut seseorang yang saya kenal dia punya ide yaitu ngumpulin uang per orang atau juga bisa per keluarga menyumbang 100-1000 seluruh penduduk indonesia ,dan pastinya banyak bukan

cobaa.. bayangkan

100 X jum seluruh penduduk indonesia =.....

woww... banyak bukan dan itu pasti bisa bayar utang Indonesia jika dilakukan dalam beberapa bualan / tahun


Sekarang yang jadi masalah 'n pertanyaan “gimana ngumpulin ,siapa yang mau ngumpulin dan bagaimana dengan budaya korupsi masyarakat indonesia



Semoga hal ini menjadi inspirasi yang baik

& menjadikan bagsa ini maju !!!!!!




penulis ,

arif syarifudin


Posted by
Arif Syarifudin

More

membuat DNS SERVER

DNS SERVER


Sebelum membuat DNS server kita harus terlebih dahulu memounting cdrom dengan cara seperti dibawah ini:

# mount /dev/hda /media/cdrom

Setelah memounting cdrom kita harus terlebih dahulu menginstall BIND9.dan hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara sbb :

1. # Aptitude [enter]

lalu kita pilih Not installed packges

lalu tekan untuk melakukan pencarian dan ketikkan BIND9

2.ketikkan

# apt-get install BIND9

# cd /etc/bind

# pico named.conf

lalu tepat dibawah perintah ini anad harus menambahkan perintah yang dicetak tebal


zone “127.in-addr.arpa” {

type master;

file “/etc/bind/db.127”;

};


zone “debian.com.” {

type master;

file “/var/cache/bind/db.debian”; [ lokasi penyimpanan ]


zone “192.in-addr.arpa” {

type master;

file “/var/cache/bind/db.192”;

};



setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y

lalu copydb.127dan db.local menjadi db.192 dan db.debian kemudian pindahkan dengan cara

#cp db.127 db.192

#mv db.192 /var/cache/bind/

#cp db.local db.debian

#mv db.debian /var/cache/bind/


setelah itu kita edit db.192 dengan cara

#pico db.192 (enter)



$TTL 604800

@ IN SOA debian.com. root.debian.com

1 ; serial

604800 ; refresh

86400 ; retry

2419200 ; expire

604800 ; negative cache TTL



;

@ IN NS debian.com

1.5.168 IN PTR debian.com

www IN PTR debian.com



setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y


setelah itu kita edit db.debian dengan cara

#pico db.debian (enter)


$TTL 604800

@ IN SOA debian.com. root.debian.com

2 ; serial

604800 ; refresh

86400 ; retry

2419200 ; expire

604800 ; negative cache TTL



;

@ IN NS debian.com

@ IN A 192.168.5.1

www IN A 192.168.5.1


setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y

catt: untuk ip dan alamat web site anda boleh menggunakan yang lainya tidak tergantung pada tuliasan diatas

kemudian restart bind9 dengan perintah

#/etc/init.d/bind9 restart

jika setelah dienter tidak ada failed makam kemungkinan anda berhasil untuk memastikan ping kealamat yang tadi

#ping www.debian.com

jika berhasil anda sukses

Posted by
Arif Syarifudin

More

Mars perkapalan

'' Mars perkapalan ''


Kami ini anak STM Perkapalan

Rata-rata murid pilihan

Tiada waktu yang lewat tanpa belajar

Siang malam tak jadi soal

Jangan pandang tinggi kepada kami

Sebab kami bukan yang tertinggi

Janga pandang rendah kepada kami

Sebab kai murid berbakti

Kami bina persatuan

Kami galang kesatuan

Semua itu seruan tuhan

Kami benci kekerasan

kami benci perceraian

semua itu larangan Tuhan

dengarlah hai dengarlah

Semboyan murid perkapalan

Belajar Utamakan Untuk beka dimassa depan

Posted by
Arif Syarifudin

More

DHCP Server di Linux

DHCP Server di Linux


A. Pengantar
DHCP Server adalah sebuah mesin yang melayani permintaan alamat IP maupun
konfigurasi jaringan secara dinamis program ini dibuat oleh Ted Lemon yang bekerja untuk Vixie
Labs, dengan DHCP Server ini anda tidak perlu lagi untuk mengkonfigurasikan jaringan pada sisi
client, anda cukup mengkonfigurasikan DHCP Server anda maka konfigurasi alamat ip, gateway
bahkan nameserver pada sisi client tidak perlu dilakukan lagi.
Layanan ini bisa juga diberikan kepada suatu komputer dengan kriteria tertentu, misalnya
saja berdasarkan alamat MAC Address Network Card ataupun berdasarkan hostnamenya. Untuk
dapat menggunakan DHCP Server maka anda harus mempunyai program yang dapat meminta
layanan DHCP Server ini salah satunya adalah dhclient yang juga dibuat oleh Ted Lemon.
A. Installasi
Untuk dapat menggunakan DHCP-Server ini anda harus melakukan installasi terlebih
dahulu, anda bisa mencari paket DHCP-Server ini di web resmi DHCP yang beralamatkan di
http://www.isc.org atau bisa juga pada alamat lain yang menyediakan paket ini. misalnya saja pada
alamat http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/main/d/dhcp3/
Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan apt-get dan terhubung ke internet maka anda
cukup menggunakan perintah :
al3x@TheMentor:~$ sudo apt-get install dhcp3-server
maka komputer sendiri yang akan mencari dimana paketnya berada [yang dideklarasikan pada
source.list anda] kemudian mendownload paket beserta depencies yang menyertainya kemudian
menginstallnya pada komputer anda [silahkan baca referensi lain mengenai apt-get] agar lebih
jelasnya silahkan lihat contoh installasi paket ini lewat apt-get dibawah ini :


Reading Package Lists... Done
Building Dependency Tree... Done
The following extra packages will be installed:
dhcp3-client dhcp3-common
Suggested packages:
resolvconf
The following NEW packages will be installed:
dhcp3-server
The following packages will be upgraded:
dhcp3-client dhcp3-common
2 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 608 not upgraded.
Need to get 510kB/1100kB of archives.
After unpacking 1098kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue? [Y/n] y
Get:1 http://archive.ubuntu.com hoary/main dhcp3-server 3.0.1-1ubuntu4 [510kB]
Fetched 510kB in 1m19s (6396B/s)
Preconfiguring packages ...
Unpacking replacement dhcp3-common ...
Unpacking dhcp3-server (from .../dhcp3-server_3.0.1-1ubuntu4_i386.deb) ...
Setting up dhcp3-common (3.0.1-1ubuntu4) ...
Setting up dhcp3-client (3.0.1-1ubuntu4) ...
Setting up dhcp3-server (3.0.1-1ubuntu4) ...
Generating /etc/default/dhcp3-server...
Starting DHCP server: dhcpd3 failed to start - check syslog for diagnostics.
invoke-rc.d: initscript dhcp3-server, action "start" failed.
al3x@students:~/Admin $
Bagi anda yang belum terbiasa menggunakan apt-get ataupun tidak mempunyai koneksi
internet maka pada kesempatan ini penulis akan memberikan contoh dengan menginstall DHCP
Server menggunakan paket DHCP Server untuk Distro Debian yang bernama dhcp3-
server_3.0.1-1ubuntu4_i386.deb secara manual. Silahkan ambil dahulu paket tersebut
misalnya saja dari alamat http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/main/d/dhcp3/ adapun distro yang
penuls pakai adalah KUBUNTU Linux [bagi anda yang memakai distro lain silahkan
menyesuaikan]. Adapun Langkah installasinya adalah sebagai berikut :
1. Pastikan sudah paket dhcp3-server yang akan kita install pada “path” kerja kita, anda dapat
memastikannya dengan perintah dibawah ini.
al3x@TheMentor:~$ ls | grep dhcp3-server
dhcp3-server_3.0.1-1ubuntu4_i386.deb
2. Jika file tersebut sudah ada maka selanjutnya bisa kita install dengan perintah dibawah ini :
al3x@TheMentor:~$ sudo dpkg -i dhcp3-server_3.0.1-1ubuntu4_i386.deb
Memilih paket yang dipilih sebelumnya dhcp3-server.
Alex Budiyanto 2

(Sedang membaca basis data ...60376 files and directories currently
installed.)
Sedang membuka paket dhcp3-server (dari .../dhcp3-server_3.0.1-
1ubuntu4_i386.deb) ...
Menyetel dhcp3-server (3.0.1-1ubuntu4) ...
Generating /etc/default/dhcp3-server...
Starting DHCP server: dhcpd3 failed to start - check syslog for diagnostics.
invoke-rc.d: initscript dhcp3-server, action "start" failed.
al3x@TheMentor:~$
3. Pada saat installasi diatas maka anda akan dihadapkan pada sebuah menu seperti gambar
dibawah ini :
4. Anda diminta untuk memasukan Network Card yang mana yang akan digunakan untuk melayani
layanan DHCP, masukan saja alamat network tersebut [misalnya saja eth0] jika anda ingin lebih
dari 1 Network Card pisahkan dengan spasi, atau anda dapat mengkosongkan masukan ini jika
ingin mengkonfigurasikannya secara manual. kemudian tekan ENTER, maka kemudian
tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :
5. Tampilan diatas memberitahukan bahwa kita harus mengkonfigurasikan DHCP-Server ini secara
manual setelah installasi, adapun file konfigurasnya ada di /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Tekan saja
Enter maka tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :
6. Tampilan diatas memberitahukan kita bahwa DHCP Server versi 3 ini akan menjadi server “nonauthoritative”
dan kita perlu mengkonfigurasikan ulang bila ingin merubahnya. Tekan saja Enter
dan installasi sudah selesai.
Alex Budiyanto 3

C. Konfigurasi
Setelah installasi diatas selesai maka sebelum kita dapat menggunakan DHCP Server ini
kita harus mengkonfigurasikannya terlebih dahulu, adapun file konfigurasi utamanya terletak pada
file di /etc/dhpc3/dhcpd.conf yang isi awalnya kurang lebih adalah sebagai berikut :
al3x@TheMentor:~$ cat /etc/dhcp3/dhcpd.conf
#
# Sample configuration file for ISC dhcpd for Debian
#
# $Id: dhcpd.conf,v 1.1.1.1 2002/05/21 00:07:44 peloy Exp $
#
# The ddns-updates-style parameter controls whether or not the server will
# attempt to do a DNS update when a lease is confirmed. We default to the
# behavior of the version 2 packages ('none', since DHCP v2 didn't
# have support for DDNS.)
ddns-update-style none;
# option definitions common to all supported networks...
option domain-name "example.org";
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
# If this DHCP server is the official DHCP server for the local
# network, the authoritative directive should be uncommented.
#authoritative;
# Use this to send dhcp log messages to a different log file (you also
# have to hack syslog.conf to complete the redirection).
log-facility local7;
# No service will be given on this subnet, but declaring it helps the
# DHCP server to understand the network topology.
Alex Budiyanto 4

#subnet 10.152.187.0 netmask 255.255.255.0 {
#}
# This is a very basic subnet declaration.
#subnet 10.254.239.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.254.239.10 10.254.239.20;
# option routers rtr-239-0-1.example.org, rtr-239-0-2.example.org;
#}
# This declaration allows BOOTP clients to get dynamic addresses,
# which we don't really recommend.
#subnet 10.254.239.32 netmask 255.255.255.224 {
# range dynamic-bootp 10.254.239.40 10.254.239.60;
# option broadcast-address 10.254.239.31;
# option routers rtr-239-32-1.example.org;
#}
# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name "internal.example.org";
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}
# Hosts which require special configuration options can be listed in
# host statements. If no address is specified, the address will be
# allocated dynamically (if possible), but the host-specific information
# will still come from the host declaration.

#host passacaglia {
# hardware ethernet 0:0:c0:5d:bd:95;
# filename "vmunix.passacaglia";
# server-name "toccata.fugue.com";
#}
# Fixed IP addresses can also be specified for hosts. These addresses
# should not also be listed as being available for dynamic assignment.
# Hosts for which fixed IP addresses have been specified can boot using
# BOOTP or DHCP. Hosts for which no fixed address is specified can only
# be booted with DHCP, unless there is an address range on the subnet
# to which a BOOTP client is connected which has the dynamic-bootp flag
# set.
#host fantasia {
# hardware ethernet 08:00:07:26:c0:a5;
# fixed-address fantasia.fugue.com;
#}
# You can declare a class of clients and then do address allocation
# based on that. The example below shows a case where all clients
# in a certain class get addresses on the 10.17.224/24 subnet, and all
# other clients get addresses on the 10.0.29/24 subnet.
#class "foo" {
# match if substring (option vendor-class-identifier, 0, 4) = "SUNW";
#}
#shared-network 224-29 {
# subnet 10.17.224.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-224.example.org;
# }
# subnet 10.0.29.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-29.example.org;
# }
# pool {
Alex Budiyanto 6
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com
# allow members of "foo";
# range 10.17.224.10 10.17.224.250;
# }
# pool {
# deny members of "foo";
# range 10.0.29.10 10.0.29.230;
# }
#}
al3x@TheMentor:~$
Tanda “#” menandakan bahwa pada baris tersebut merupakan sebuah komentar yang akan
dihiraukan. Untuk mempermudah konfigurasi kita ambil sebuah kasus berikut ini :
Anda diminta untuk mengkonfigurasikan sebuah DHCP Server yang akan melayani 100 komputer,
alamat dari komputer tersebut dimulai dari 192.168.19.100 sampai dengan 192.168.19.200, semua
komputer tersebut akan memakai gateway dengan alamat 192.168.19.1 dengan nameserver pertama
adalah 192.168.19.2 dan 192.168.19.3 sebagai nameserver kedua. Semua komputer tersebut akan
mempunyai domain name “TheMentor.org”. Bagaimana anda mengkonfigurasikannya??
Untuk memecahkan masalah diatas maka konfigurasi dari file /etch/dhcp3/dhcpd.conf kurang lebih
seperti dibawah ini :
al3x@TheMentor:~$ cat /etc/dhcp3/dhcpd.conf
ddns-update-style none;
option domain-name "TheMentor.org";
option domain-name-servers 192.168.19.2, 192.168.19.3;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
authoritative;
log-facility local7;
subnet 192.168.19.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.19.100 192.168.19.200;
option routers 192.168.19.1;
}
al3x@TheMentor:~$
Agar konfigurasinya terkesan lebih bersih dan mudah maka tanda komentar dari konfigurasi diatas
sengaja penulis hilangkan.
Setelah konfigurasinya kita ubah, maka kita harus merestart ulang service dari DHCP kita agar
membaca konfigurasi yang baru yang telah kita buat sebelumnya. Untuk melakukan tersebut dapat
menggunakan perintah seperti dibawah ini :
al3x@TheMentor:~$ sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart
Stopping DHCP server: dhcpd3.
Starting DHCP server: dhcpd3.
Alex Budiyanto 7

al3x@TheMentor:~$
Sekarang kita coba untuk meminta request kepada DHCP Server dengan menggunakan program
dhclient seperti contoh dibawah ini :
al3x@TheMentor:~$ sudo dhclient
Internet Systems Consortium DHCP Client V3.0.1
Copyright 2004 Internet Systems Consortium.
All rights reserved.
For info, please visit http://www.isc.org/products/DHCP
Listening on LPF/lo/
Sending on LPF/lo/
Listening on LPF/eth0/00:50:fc:fe:b1:e9
Sending on LPF/eth0/00:50:fc:fe:b1:e9
Sending on Socket/fallback
DHCPREQUEST on eth0 to 255.255.255.255 port 67
DHCPACK from 192.168.19.200
bound to 192.168.19.200 -- renewal in 269 seconds.
al3x@TheMentor:~$
Dari hasil perintah diatas kita mendapatkan IP Address dengan alamat 192.168.19.200 yang dilayani
oleh DHCP Server dengan alamat 192.168.19.200 [dari baris yang dicetak tebal]. Sekarang kita lihat
apakah konfigurasi nameserver pada sisi client sudah benar, dengan menggunakan perintah dibawah
ini :
al3x@TheMentor:~$ cat /etc/resolv.conf
search TheMentor.org
nameserver 192.168.19.2
nameserver 192.168.19.3
al3x@TheMentor:~$
Dari hasil diatas ternyata untuk domain dan nameservernya sudah benar, sekarang kita lihat cek
gateway dari client dengan perintah dibawah ini :
al3x@TheMentor:~$ route
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
localnet * 255.255.255.0 U 0 0 0 eth0
default 192.168.19.1 0.0.0.0 UG 0 0 0 eth0
al3x@TheMentor:~$
Dari hasil diatas ternyata gateway yang dipakai sudah benar seperti apa yang kita konfigurasikan
pada DHCP Server kita.
Bagaimana kalau komputer dengan hostname TheMentor dengan MAC Address Ethernet Card
00:50:FC:FE:B1:E9 harus mempunyai IP dengan alamat 192.168.19.120 ??
Untuk mengatasi permasalahan diatas kita perlu menambahkan data sebagai berikut :
host TheMentor {
Alex Budiyanto 8
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com
hardware ethernet 00:50:FC:FE:B1:E9;
fixed-address 192.168.19.120;
}
Maka ketika ada komputer Client dengan hostname TheMentor meminta layanan DHCP maka akan
dicek dahulu apakah MAC Address Ethernet Card nya sesuai atau tidak, jika sesuai maka komputer
tersebut akan diberikan alamat 192.168.19.120 tapi tidak sesuai maka alamat yang diberikan akan
acak.
D. Kesimpulan
DHCP akan sangat membantu sekali karena semua konfigurasi jaringan bisa dilakukan
dari sebuah komputer yang berlaku sebagai DHCP Server, sehingga client yang terhubung pada
jaringan tidak perlu untuk mengkonfigurasikannya secara manual. Banyak sekali opsi ataupun
konfigurasi dari DHCP Server ini dan konfigurasi yang penulis contohkan dalam tulisan ini
merupakan konfigurasi yang sangat dasar sekali karena hanya merupakan sebuah pengenalan saja.
Untuk konfigurasi yang lebih jauh anda bisa baca manual dari konfigurasi ini dengan perintah
sebagai berikut :
al3x@TheMentor:~$ man dhcpd.conf
atau silahkan baca referensi lain yang membahas tentang DHCP Server ini secara lebih lengkap.
Referensi
al3x@TheMentor:~$ man dhcpd.conf
Alex Budiyanto 9

Posted by
Arif Syarifudin

More

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / TEKO

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger